Jenis-jenis Logam Mulia Yang Digunakan Untuk Membuat Cincin Emas

Saturday, November 30th, 2019 - Uncategorized

Bila mendengar kata emas, maka orang akan langsung memiliki pemikiran bahwa itu adalah hal yang mahal. Padahal, emas memiliki banyak sekali bahan yang mirip atau bahkan digunakan dalam campuran membuat sesuatu. Misalnya saja cincin emas, tentu saja benda ini tidak dibuat dengan murni emas. Ada beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membuat cincin emas. Berikut ini adalah beberapa diantaranya:

1.     Perak

Jenis logam mulia pertama yang bisa digunakan sebagai campuran cincin emas adalah perak. Meskipun memiliki beberapa kemiripan dengan emas, perak memiliki beberapa perbedaan dan keunggulan. Keungulan dari bahan perak ini adalah harganya terjangkau. Sedangkan kekurangannya adalah mudah untuk tergores, sehingga dibutuhkan perawatan yang benar-benar bagus untuk jenis logam mulia ini. Biasanya, orang yang ingin memiliki cincin dari bahan campuran emas dan perak akan melapisinya dengan rhodium, fungsinya adalah agar lebih tahan terhadap goresan.

2.     Emas Rose

Pernahkah Anda melihat cincin emas yang berwarna kuning menuju ke pink? Jika iya, maka logam yang digunakan dalam pembuatannya adalah emas rose. Emas rose adalah jenis logam yang dibuat dari campuran emas dan tembaga. Porsi tembaga yang ada dalam pembuatan emas rose yang membuat cincin dari bahan ini memiliki warna yang sedikit merah muda. Apabila Anda ingin membeli jenis cincin emas yang unik, maka cincin dari bahan emas rose adalah pilihan yang tepat.

3.     Emas Putih

Dari segi harga cincin emas, emas putih akan memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan emas kuning. Emas putih diklaim mampu terlihat bersinar, apalagi kalau ditambah beberapa permata disekitarnya. Banyak orang yang lebih memilih emas putih dibandingkan emas kuning jaman sekarang, karena terlihat lebih anggun. Jenis emas putih juga sering digunakan untuk cincin pernikahan dan sejenisnya.

4.     Platinum

Apabila Anda menginginkan cincin yang berat dan kuat, maka platinum adalah jawabannya. Cincin-cincin yang dibuat dari bahan platina atau platinum memiliki kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan jenis logam lainnya. Banyak orang yang memilih jenis bahan platinum karena tidak mudah menyebabkan alergi dan tidak perlu perawatan yang rumit.

5.     Zirconium Hitam

Sesuai namanya, cincin yang memiliki bahan zirconium hitam akan memiliki warna hitam. Maka dari itu, cincin yang berasal dari bahan ini biasanya ditambahkan permata berwarna putih agar terlihat lebih anggun dan elegan. Apabila Anda memilih cincin emas yang ditambah dengan bahan ini, maka Anda tidak perlu repot tentang perawatan cincinnya, karena zirconium hitam memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap goresan.

6.     Palladium

Bagi Anda yang sedang mencari apakah ada cincin khusus untuk pernikahan, maka Anda bisa mencoba cincin emas dari bahan palladium. Harga yang dibanderol untuk bisa mendapatkan jenis cincin emas dengan campuran palladium ini cukup terjangkau, sehingga cocok bagi Anda yang mencari cincin emas dengan budget minimal. Meski demikian, logam ini sudah mulai langka dan jarang ditemukan. Warna yang ditimbulkan oleh cincin dari bahan palladium adalah putih bersinar, kurang lebih sama dengan emas putih.

7.     Tungsten Carbide

Jenis logam mulia terakhir yang bisa digunakan dalam campuran cincin emas adalah tungsten carbide. Keunggulan utama dari bahan ini adalah sangat anti gores, sehingga Anda tidak perlu khawatir tergores apabila menggunakannya. Warna yang ditimbulkan oleh bahan ini adalah hitam, sama seperti zirconium hitam. Harganya sangat tergantung pada bagaimana modelnya.