SISTEM KEPARTAIAN

Wednesday, May 9th, 2018 - Hukum Tata Negara

Pengertian Partai Politik

Partai berasal dari istilah Part (bagian) adalah menunjukkan bagian dari sekelompok penduduk atau warga negara.

Partai adalah sekumpulan orang yang tergabung dalam suatu kesatuan.

Politik berasal dari Polis – City State – Negara.

Mac  Iver

Partai politik adalah suatu perkumpulan terorganisasi untuk medukung suatu prinsip yang oleh perkumpulan itu diusahakan dengan cara-cara yang sesuai dengan konstitusi supaya dapat menjadi penentu cara melakukan pemerintahan.

Sigmund Neumann

Unsur-unsur partai politik :

  1. Merupakan suatu organisasi yang melakukan kegiatan politik dalam masyarakat.
  2. Memberikan perhatian untuk melakukan pengawasan terhadap pemerintah.
  3. Berusaha mendapatkan dukungan dari kelompok lain dalam masyarakat yang mempunyai pandangan berbeda.
  4. Merupakan perantara dari keuatan social dan ideologi dalam masyarakat dengan pejabat pemerintah dan lembaga-lembaga kenegaraan.

Edmund Burke

Partai politik yaitu perkumpulan manusia dalam bentuk suatu badan yang berusaha memajukan kepentingan nasional dengan cara kerjasama atas dasar asas tertentu yang disetujui bersama-sama.

Thomas Stevenson

Partai politik merupakan organisasi manusia yang bertujuan mengawasi pemerintah supaya programnya dapat dilaksanakan serta menetapkan anggota-anggotanya duduk dalam lembaga kenegaraan.

Maurice Duverger

Bahwa yang terpenting bagi suatu partai politik adalah mempunyai kesamaan doktrin atau ajaran politik.

Contoh :

Partai politik di Amerika Serikat yaitu Republik dan Demokrat, tetapi doktrin dari kedua partai tersebut sama yaitu Liberal.

Jadi menurut Maurice partai politik di Amerika Serikat tidak termasuk dalam partai politik.

George Vedel

Yang terpenting bagi partai politik adalah pada program politik atau program partai politik. Karena program yang menentukan kemenangan partai.

Julius Hatscheck

Bahwa sebaiknya setiap partai politik harus mempunyai doktrin politik dan program politik.

 

Fungsi dan Tujuan Partai Politik

Kuncoro Purbopranoto

Fungsi partai politik ada 2 macam :

  1. Terhadap masyarakat yaitu mempunyai dan membentuk pendapat umum serta memperoleh hasil dalam pemilihan umum.
  2. Terhadap badan kenegaraan atau lembaga negara yaitu terhadap lembaga pemerintahan dan terhadap jalannya pemerintahan.

Tujuan partai politik yaitu:

  1. Menyusun dan merumuskan pendapat dan cita-cita dari rakyat.
  2. Menyalurkan pendapat rakyat kepada lembaga-lembaga negara melalui wakil-wakilnya.
  3. Menjadi perantara anata lembaga negara dengan rakyat.
  4. Memberikan pendidikan politik kepada rakyat.
  5. Menyaring calon-calon pemimpin Negara. Contoh : pemilihan kepala daerah dan presiden.

SISTEM KEPARTAIAN

Maurice Duverger

  1. Sistem satu partai yaitu suatu sistem kepartaian dimana dalam suatu negara dan badan perwakilan rakyatnya hanya ada satu partai politik yang diakui.

Terjadinya sistem satu partai :

  1. Ditentukan dalam konstitusinya atau peraturan perundang-undangan. Contoh : Uni Sovyet.
  2. Berdasarkan kenyataan sosial. Contoh : Turki.
  3. Karena hanya ada satu partai yang menetukan kehidupan politik. Contoh : RRC.

Sistem kepartaian ini dihubungkan dengan system pemerintahan :

  1. Kestabilan akan terjamin.
  2. Secara demokrasi tidak tercapai, terlihat diktator.
  1. Sistem dua partai yaitu sistem kepartaian dimana dalam Negara atau badan perwakilan hanya dua partai politik yang berpengaruh dimana salah satu dari partai politik tersebut mempunyai suara terbanyak mutlak dalam badan perwakilan.

Contoh : – Amerika Serikat : Partai Republik dan Demokrat.

  • Inggris : Partai Konservatif dan Partai Buruh.

Terjadinya sistem dua partai diakibatkan :

  1. Melalui cara yang demokratis yaitu berdasarkan kenyataan sosial dan melalui proses pemilihan umum yang disebut Sistem Distrik. Atau melalui cara yang tidak demokratis. Misalnya melalui dekrit yang ditetapkan oleh negara.
  2. Dihubungkan dengan sistem pemerintahan adanya sistem dua partai akan tercapai kestabilan pemerintah.
  • Sistem banyak partai yaitu system kepartaian dimana dalam negara atau badan perwakilan terdapat lebih dari dua partai politik.

Pengaruh sistem ini terhadap sistem pemerintahan :

  • Sistem Pemerintahan Presidensial : terjadi kestabilan semu.

 

SISTEM PEMILIHAN UMUM

  1. Sistem Pemilihan Umum Proporsional yaitu sistem pemilihan umum yang menentukan wilayah Negara sebagai satu daerah pemilihan umum.

Sisa suara tidak hilang, tetapi dikumulatifkan.

Sistem akan melahirkan banyak partai.

Sistem banyak partai bisa dibatasi. Contoh : partai di bawah 3 % kemenangannya, partai dibubarkan.

  1. Sistem Pemilu Distrik adalah sistem pemilihan umum yang membagi wilayah negara atas distrik-distrik pemilihan yang jumlahnya sama dengan kursi yang diperebutkan.

Sisa suara akan hilang.

Sistem ini dapat membatasi banyak partai.

Contoh : Amerika Serikat, Inggris.